Kamis, 28 Januari 2016

Jangan Biarkan Masa Lalu Melumpuhkan Dan Melayukan Kita

Elang jenis unggas dapat mencapai umur 70 thn. tetapi untuk mencapai umur itu seekor elang harus membuat suatu keputusan yg sangat berat pada umurnya yg ke 40. Ketika elang berumur 40 thn. cakarnya mulai menua,paruhnya menjadi panjang dan membengkok hingga hampir menyentuh dadanya. sayap nya jadi sangat berat karena bulunya telah tumbuh lebat dan tebal. sehingga sangat menyulitkan ketika terbang. pada saat itu, elang hanta mempunyai 2 pilihan : Menunggu kematian atau mengalami suatu proses transformasi yg sangat menyakitkan dan panjang selama 150 hari. Elang harus berusaha keras terbang ke atas puncak gunung untuk kemudian membuat sarang di tepi jurang, berhenti dan tinggal di sana. Elang harus mematukkan paruhnya pada batu karang sampai paruh tersebut terlepas dari mulutnya, kemudian berdiam menunggu tumbuhnya paruh baru. Dengan paruh yg baru tumbuh itu, ia harus mencabut satu persatu cakar-cakarnya dan ketika cakar yg baru sudah tumbuh, ia akan me.cabut bulu badannya. 5 bulan kemudian, bulu2 elang yang baru sudah tumbuh. Elang mulai dapat terbang kembali. Dengan paruh dan cakar baru, elang tersebut mulai menjalani 30 thn kehidupan barunya dgn penuh energi. Dalam kehidupan kita ini. Kadang kita juga harus melakukan suatu keputusan yg sangat berat untuk memulai sesuatu proses pembaharuan. Kita harus rela untuk meninggalkan prilaku lama kita agar kita dapat terbang lagi menggapai tujuan yg lebih baik di masa depan. Hanya bila kita bersedia melepaskan beban lama. membuka diri untuk belajar hal2 yg baru. kita baru mempunyai kesempatan untuk mengembangkan kemampuan kita yg terpendam, mengasah keahlian baru dan menatap masa depan dgn penuh keyakinan. Halangan terbesar untuk berubah terletak di dalam diri sendiri dan andalah sang penguasa atas diri anda. Jangan biarkan masa lalu melumpuhkan asa dan melayukan semangat kita.

==================
====================

=
#sumber:
https://www.facebook.com/notes/%E4%BD%99%E4%BF%8A/jangan-biarkan-masa-lalu-melumpuhkan-dan-melayukan-kita/